Dasar Training Pemadam Kebakaran Dan Bagian Pelatihan K3 Kebakaran

5/5

July 2021

MO
TU
WE
TH
FR
SA
SU
28
29
30
1
2
3
4
Events for July

1st

No Events
Events for July

2nd

No Events
Events for July

3rd

Events for July

4th

5
6
7
8
9
10
11
Events for July

5th

No Events
Events for July

6th

No Events
Events for July

7th

No Events
Events for July

8th

No Events
Events for July

9th

No Events
Events for July

10th

No Events
Events for July

11th

12
13
14
15
16
17
18
Events for July

12th

No Events
Events for July

13th

No Events
Events for July

14th

No Events
Events for July

15th

No Events
Events for July

16th

No Events
Events for July

17th

No Events
Events for July

18th

19
20
21
22
23
24
25
Events for July

19th

No Events
Events for July

20th

No Events
Events for July

21st

No Events
Events for July

22nd

No Events
Events for July

23rd

No Events
Events for July

24th

No Events
Events for July

25th

26
27
28
29
30
31
1
Events for July

26th

No Events
Events for July

27th

No Events
Events for July

28th

No Events
Events for July

29th

No Events
Events for July

30th

No Events
Events for July

31st

No Events
Events for August

1st

Melalui Dasar Training Pemadam Kebakaran Dan Bagian Pelatihan K3 Kebakaran, maka suatu lembaga, baik itu perkantoran, perusahaan, maupun organisasi, supaya dapat menjalankan fungsinya dengan baik agar dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai haruslah memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) yang mampu memberikan peran serta atau konstribusi yang baik dalam organisasi.

Sumber daya manusia sebagai salah satu
elemen organisasi haruslah dikelola dengan baik, karena pada dasarnya, pengelolaan organisasi adalah proses pengelolaan terhadap manusia.

Maka, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa sumber daya manusia itu merupakan sumber daya terpenting yang dimiliki oleh suatu organisasi.

Sehingga, investasi terpenting yang mungkin dilakukan
oleh suatu organisasi adalah pengelolaan dan pendayagunaan di bidang sumber daya manusia, tak terkecuali pada tim pemadam kebakaran yang harus memiliki sertifikat Ahli K3 Kebakaran Kelas A dengan mengikuti Training Pemadam Kebakaran.

Tim pemadam kebakaran adalah pekerjaan yang berat dan memiliki resiko yang tinggi. Sehingga, dibutuhkan Training Pemadam Kebakaran dan pengembangan diri yang dapat memberikan berbagai manfaat karir jangka panjang yang membantu petugas pemadam kebakaran untuk bertanggung jawab lebih besar di waktu yang akan datang.

Training K3 kebakaran dan pengembangan diri ini diperlukan baik oleh pegawai baru maupun yang sudah berpengalaman. Meskipun pegawai baru telah menjalani orientasi komprehensif, namun mereka jarang melaksanakan pekerjaan dengan memuaskan.

Sehingga, mereka harus dilatih dan dikembangkan dalam bidang tugas–tugas tertentu. Begitu juga para karyawan lama yang telah berpengalaman mungkin memerlukan Training K3 kebakaran lagi untuk mengurangi atau menghilangkan kebiasaan kerja yang buruk atau untuk mempelajari keterampilan baru yang akan meningkatkan prestasi kerja mereka.

Oleh karena itu, program Training Pemadam Kebakaran harus bersifat kontinue dan dinamis.

Meninjau dari hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bidang Pemadam Kebakaran menyadari bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam kegiatan petugas pemadam kebakaran.

Selain itu, instansi juga menyadari betul bahwa mereka membutuhkan petugas–petugas pemadam kebakaran yang berkualitas guna mendukung fungsi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah melalui Training Pemadam Kebakaran.

Untuk itu, banyak aspek yang dibutuhkan. Sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melakukan penanggulangan bencana adalah salah satunya.

Itulah yang menjadi dasar dilaksanakannya Training K3 kebakaran.

Bagian-Bagian Training K3 Kebakaran

Kebakaran merupakan peristiwa berkobarnya api yang tidak dikehendaki yang memporak-porandakan sekelilingnya, dan selalu membawa kerugian, baik moril maupun materiil.

Terjadinya kebakaran akibat bertemunya unsur-unsur penyebab api, yaitu bahan (yang dapat atau mudah terbakar), suhu panas, penyalaan atau titik nyala, dan zat pembakar (O2 atau udara).

Mencegah terjadinya api kebakaran adalah dengan mencegah bertemunya salah satu dari unsur-unsur tersebut. Usaha pencegahan harus dilakukan oleh setiap individu dan unit kerja agar jumlah peristiwa kebakaran, penyebab kebakaran, dan jumlah kecelakaan kerja dapat dikurangi sekecil mungkin dengan mengikuti Pelatihan K3 kebakaran.

Training K3 kebakaran adalah latihan pemadaman kebakaran agar petugas pemadam kebakaran siaga, waspada, dan terampil menghadapi kebakaran.

Pelatihan K3 kebakaran ini, meliputi:
1. Fire Prevention (Pencegahan)
2. Fire Repression (Pemadaman)
3. Fire Evacuation (Evakuasi)

Pada Pelatihan K3 Kebakaran tersebut diperlukan perencanaan tugas dan tanggung jawab pada saat keadaan darurat dan latihan berkesinambungan yang dibutuhkan untuk memastikan staf tetap siaga terhadap tugas dan tanggung jawab di bidangnya.

Selain itu, pada pelatihan ini juga menghadirkan kesempatan bagi staf dan anggotanya untuk

mendemonstrasikan suatu simulasi yang mana mereka dapat melaksanakan tugas tanggung jawabnya secara cepat, aman, tepat, dan efisien.

Sehingga, nantinya bisa mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Kebakaran Kelas A.

Dasar Hukum Dari Training Pemadam Kebakaran

Ada dasar hukum yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan K3 kebakaran ini. Dasar hukum yang melandasinya, yaitu:

  • Undang-Undang No.1 tahun 1970 mengenai perihal Keselamatan Kerja.
  • Kepmenaker (Keputusan Menteri Tenaga Kerja) RI No. 186/Men/1999 mengenai perihal Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.
  • Permenaker (Peraturan Menteri Tenaga Kerja) RI No. 02/Men/1992 tentang perihal Tata Cara Penunjukkan, Wewenang, dan Kewajiban Ahli K3, dalam hal ini harus ada Ahli K3 Kebakaran Kelas A.

Tujuan Pelaksanaan Training Pemadam Kebakaran

Tujuan yang ingin dicapai dengan dilaksanakannya Training K3 Kebakaran ini yaitu untuk menyiapkan personil pemadam kebakaran yang memiliki kompetensi sebagai berikut; melaksanakan inspeksi pencegahan kebakaran, memelihara dan juga memeriksa sarana alat pelindung kebakaran, memadamkan kebakaran tingkat lanjut, serta menyelamatkan dan memberi pertolongan pada korban.

Materi Training K3 Kebakaran yang Dipelajari

Melalui Pelatihan K3 kebakaran atau Training K3 Kebakaran akan dipelajari beberapa materi yang terangkum sebagai berikut ini;

  • Materi tentang Undang-Undang No.1 Tahun 1970.
  • Materi seputar kebijakan K3 pemadam kebakaran melalui penanggulangan kebakaran.
  • Materi seputar dasar-dasar proses pengelolaan manajemen pengamanan kebakaran.
  • Materi seputar prinsip-prinsip pencegahan dan teknik terbaik yang perlu dilakukan dalam proses pemadaman api.
  • Materi seputar standar sistem proteksi dan darurat bahaya kebakaran.
  • Materi seputar keamanan barang mudah meledak, memahami tentang teori api dan anatomi kebakaran.
  • Materi seputar pengenalan alat pemadam dan sistem pelaporan insiden kecelakaan.
  • Materi seputar asuransi kebakaran dan skenario latihan penanggulangan.
  • Materi seputar evaluasi sistem kebakaran dan praktik langsung sistem proteksi.
  • Evaluasi akhir.

Selain materi-materi Pelatihan K3 kebakaran tersebut, akan dipelajari pula cara-cara penanggulangan kebakaran melalui berbagai tindakan berikut ini;

  1. Tindakan Preventif (Pencegahan); yaitu, serangkaian usaha atau tindakan yang dibutuhkan untuk dilakukan sebelum terjadinya kebakaran dengan maksud untuk menekan atau mengurangi faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran.
  2. Tindakan Represif; merupakan serangkaian usaha atau tindakan yang dilakukan pada saat terjadinya kebakaran dengan maksud atau tujuan untuk menekan atau memperkecil timbulnya kerugian yang terdiri dari usaha pemadam kebakaran, pemberian informasi kepada pihak berwenang, dan pertolongan atau penyelamatan jiwa manusia dan harta benda.
  3. Tindakan Rehabilitasi / Evakuasi; adalah serangkaian tindakan yang dilakukan setelah terjadinya kebakaran dan api dapat dikendalikan untuk mengambil langkah-langkah berikutnya.
Syarat-Syarat yang Diperlukan Untuk Mengikuti Training K3 Kebakaran Dan Mendapatkan Sertifikasi Ahli K3 Spesialis Penanggulangan Kebakaran

Untuk dapat mengikuti pelatihan atau training pemadam kebakaran dan supaya bisa mendapatkan sertifikasi ahlinya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Yaitu;

  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Pendidikan minimal D3.
  • Telah bekerja pada perusahaan yang bersangkutan. Masa kerjanya minimal 5 tahun.
  • Sebelumnya sudah mengikuti pelatihan K3 Kebakaran mengenai teknis penanggulangan kebakaran tingkat dasar I, tingkat dasar II, tingkat Ahli K3 Pratama, dan Tingkat Ahli Madya, misal Ahli K3 Kebakaran Kelas A
  • Memiliki surat penunjukkan dari pejabat yang ditunjuknya.

Selanjutnya, sertifikat untuk peserta pelatihan atau training pemadam kebakaran akan dikeluarkan oleh Kemnakertrans RI dan Surat Penunjukkan Spesialis Penanggulangan Kebakaran Tingkat A akan dikeluarkan oleh Menakertrans RI.

Bagi peserta yang telah lulus pelatihan K3 Kebakaran ini akan diberikan sertifikat dan penunjukan salah satunya Ahli K3 Kebakaran Kelas A yang dikeluarkan oleh Dirjen Binwasnakertrans. Demikianlah yang dapat disampaikan.

Jika ada kebutuhan training Pemadam kebakaran, bisa check jadwal kami.

Semoga bermanfaat.

Suka artikel kami? Silahkan share

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *